TRAGIS HUMANIS


By: Fitrie Harakie

ideologis.....
adalah jiwa dalam hati...
bukan sekedar pemanis...
menjadi ideologis...
agar tak pragmatis....
sebab hidup bukan sekedar asessories....

ideologis....
adalah nyawa dalam raga...
bukan pemanis kata...
sekedar bhineka tunggal ika..

ia merasuk dalam jiwa...
keluar dengan kata yang berasa...
tak mampu dan payah dihargai dengan rupiah...

menjadi ideologis....
adalah menjadi humanis yang agamis...
karena ada ketuhanan sebelum kemanusiaan....

menjadi ideologis...
adalah mampu menjaga persatuan dengan ketuhanan...

karena ada ketuhanan sebelum persatuan...
karena ketuhanan mampu satukan kemanusiaan...

menjadi ideologis 
adalah mampu memimpin penuh hikmah ..
penuh musyawarah...
dengan ketuhanan...

karena ada ketuhanan sebelum bermusyawarah...
bermusyawarah dengan nilai ketuhanan...

menjadi ideologis...
memberikan keadilan...
dengan nilai ketuhanan...
tanpa ketuhanan....

kemanusiaan, persatuan,perundingan, kepemimpinan dan keadilan...
hanya kamuflase...
kata...

seperti kebhinekaan tunggal ika...
warisan pendahulu bangsa yang harus terjaga...
kalau lah tanpa ideologis ketuhanan...
Bung Tomo kehilangan kata um bangkitkan patriotisme....
Allahu Akbar"

Kalau lah tanpa ideologis ketuhanan...
kita kehilangan epos  Pangeran Diponegoro, Kyai Mojo, Imam Bonjol, Cut Nyak Dien, Jenderal Sudirman....

Menjadi Ideologis....
tak harus menggadaikan Agama 
agar terlihat humanis...

Menjadi Ideologis...
tak harus mencampakkan Agama ...
sebab ia bukan teroris...

2011...
hits teroris...
muncul mendunia...
agar kaum agamis makin apatis...
apatis tentang agamanya yang harus dikritis...

seperti tak kuat untuk menjadi taat...
namun enggan disuruh murtad...
ia seperti duri....
yang menyakitkan daging dalam tancapannya...

#Menjadi Ideologis....191116
Labels: PUISI

Thanks for reading TRAGIS HUMANIS. Please share...!

0 Comment for "TRAGIS HUMANIS"

Mantaap

Berlanganan Blog ini

Followers

Back To Top